Brutal! Tiga Pemuda Mabuk Hajar Lansia Hingga Tewas di Malalayang

Spread the love

MANADO | zona-nesia.com — Selasa 3 Maret 2026 Aksi brutal dilakukan tiga pemuda dalam kondisi mabuk yang menganiaya seorang pria lanjut usia hingga meninggal dunia di wilayah Malalayang.

Korba diketahui bernama Anthonius Kopong (65) tinggal di jln – sea Kelurahan Malalayang satu barat lingkungan lima Kecamatan Malalayang Kota Manado Provinsi SULUT Dikroyok Tiga pelaku masing-masing berinisial RM (21) alias Rio Makalanis, RB (23) alias Ricardo Boham, dan JJP (21) alias Jodi Jenli Paparan.

Peristiwa tragis itu terjadi saat para pelaku sedang mengonsumsi minuman keras di salah satu rumah duka yang ada di malalayang satu barat lingkungan lima. Korban yang melintas di sekitar lokasi tiba-tiba dicegat, lalu langsung dihajar secara bersama-sama tanpa alasan jelas.

Sejumlah warga sempat berteriak meminta para pelaku menghentikan aksi mereka karena korban sudah lanjut usia. “Jangan Pukul Dia So Orang Tua Kasian” Ucap Salah satu warga yang ada dilokasi kejadian.Namun peringatan tersebut tidak dihiraukan. Bahkan salah satu pelaku disebut sempat mengancam warga yang mencoba melerai. ” Jangan pele,kalo mo lapor polisi,pigi lapor jo,kita nda tako” ucap salah satu pelaku RM alias Rio Makalanis (21) dengan nada geram.

Tak terima melihat aksi keji tersebut, seorang saksi langsung melapor ke Polsek Malalayang. Petugas piket Reskrim Aipda Syamsuddin bersama anggota SPKT Brigadir Armando Umboh segera menuju lokasi.

Saat tiba di TKP, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dua pelaku langsung diamankan di tempat, sementara satu pelaku sempat melarikan diri dan dikejar petugas. Meski sempat lolos, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Malalayang.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado, namun naas nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis.

Kapolsek Malalayang AKP Jusman Mori, S.I.K., M.M. membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa ketiga pelaku saat ini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi masih mendalami motif penganiayaan yang berujung maut tersebut. Para pelaku terancam jeratan hukum berat atas perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *