zonanesia.com – Manado,Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sulawesi Utara di bawah Komando Ketua Umum DPW IPTI Sulut Dr.Hillary Brigitta Lasut S.H.,L.LM,mengadakan Manado IPTI Sulut Got Talent.(21/02/2026)
Kegiatan dibuka dengan Tarian Barongsai dari Sanggar Dragon Golden Manado.
Devina Lumingkewas, Wakil Ketua Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sulawesi Utara mengatakan “Jadi kami sudah melaksanakan kegiatan untuk sama-sama merangkul segala elemen yang ada yang memiliki kemampuan budaya Tionghoa, memiliki kemampuan Bahasa Mandarin. Disini akan ada Got talent, dimana ada penyanyi Mandarin yang akan kita seleksi bersama, lalu ada yang punya kemampuan story telling Mandarin, lalu ada juga pagelaran-pagelaran yang ada yaitu pagelaran Wushu dan juga pagelaran dari Barongsai.
Lewat kegiatan kami ini, tentu kami merayakan bersama Imlek. Kami merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama kita melestarikan budaya, tetapi juga kita memanfaatkan momentum ini untuk melihat Potensi-potensi talent-talent yang ada, agar nantinya bukan sekadar mengenang budaya, tetapi kita bisa memakai ini masuk ke dalam dunia industri untuk ke depannya.
Ketua kami Cece Hillary Brigitta Lasut selalu memberikan pesan untuk kita bersama-sama dengan kerendahan hati mau merangkul semua elemen, terutama untuk menggerakkan anak muda berinovasi, dan juga melaksanakan segala hal-hal yang bisa dilaksanakan, mengembangkan potensi yang ada untuk kemudian bisa merancang, apa ke depan yang bisa kita gali dari budaya Tionghoa, tetapi kita formulasikan menjadi sesuatu hal yang baru. jadi lebih fresh, dan kita bisa berkontribusi untuk negara kita Indonesia.
Untuk peserta yang ada, kita membuka selebar-lebarnya ya untuk setiap yang bisa di alat musik, yang bisa untuk kesenian. Nah, saat ini sih bukan hanya dari kalangan Tionghoa saja, tetapi di luar itu, yang punya konsen atau ketertarikan untuk budaya Tionghoa, dan juga yang punya kemampuan bahasa Mandarin. jadi sebenarnya mau bilang kalangan, tidak dengan kalangan tertentu, tapi seluruh kalangan yang ada,tutur Wakil Ketua IPTI Sulut saat di Wawancara.
Johny Lieke, Ketua PSMTI Sulut:
Saya Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Sulawesi Utara. Dan IPTI adalah sayap organisasi PSMTI.
Jadi dalam tahun ini adalah tahun Kuda Api. Kuda itu semangat, rajin, ulet. Kita berharap pada anak-anak muda ini bisa kerja keras, dan semangat supaya sukses.
PSMTI dan IPTI ini adalah suatu wadah yang bersifat sosial. Tidak campur politik dan bermasyarakat dan berpendidikan. Jadi seperti baru-baru ada bencana di Manado, ada bencana Gunung Ruang di Sitaro, kami bantu.
Begitupun di mana ada bencana, kami turun. Bantu bagi warga negara Indonesia atau bangsa Indonesia dan bangsa Tionghoa. Yang penting kita bersifat sosial.
Saya rasa persatuan dan kesatuan ini penting. Kita semua harus bersatu, semua bangsa. Supaya untuk memajukan negara kita, supaya lebih sejahtera,tambah Ketua PSMTI Sulut Jhony Lieke.
Dalam Kegiatan tersebut juga,turut hadir Nicho Lieke yang adalah Perwakilan dari PSMTI Pusat.
Saat di wawancara Nicho Lieke juga mengatakan “PSMTI ialah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia. Sosial artinya tujuan kita ialah supaya kita berkumpul bersama-sama, membantu membangun bangsa.Dan terutama yang paling penting ialah kita ingin terlibat dalam Mission Building.
Hari ini ialah,tentang talenta,Got talent.
Tapi terlepas dari pada, kami ingin membangun karakter bersama, demi ingin membangun dalam kemajemukan, kita bersatu,dalam perbedaan kita satu, Kita merupakan satu bangsa bersama. Mungkin dialek-dialek kita berbeda-beda, tapi kita dukung,kami bersama-sama mendukung Indonesia Maju,ujar Nicho Lieke.
