MANADO, zona-nesia.com – Upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Utara mendapat dorongan baru melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Stunting Sulut 2025, yang digelar di Hotel Luwansa Manado, Rabu kemarin.
Acara ini menobatkan para finalis terbaik sebagai agen muda yang akan bergerak mengampanyekan edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting di seluruh wilayah Sulut.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus hadir sebagai Juri Kehormatan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melibatkan generasi muda dalam gerakan perubahan pola hidup sehat.
Dalam sambutannya, Ny. Anik menekankan pentingnya suara anak muda dalam edukasi publik.
“Kami percaya para duta muda ini dapat membawa pesan kesehatan dengan cara yang lebih segar dan diterima oleh banyak kalangan, terutama keluarga muda,” ujarnya.
Para Juara Duta Stunting 2025
Setelah melalui proses penilaian mencakup penguasaan materi, kemampuan komunikasi publik, serta penyampaian program kerja, panitia menetapkan para pemenang sebagai berikut:
Kategori Putra
-
Juara 1: Josua Pesoth (Kota Manado)
-
Juara 2: Rainhart Supriyadi (Kab. Bolaang Mongondow)
-
Juara 3: Farras Manopo (Kab. Bolaang Mongondow Timur)
Kategori Putri
-
Juara 1: Shinji Mandagi (Kab. Minahasa)
-
Juara 2: Charmeylistsya Kaosong (Kota Bitung)
-
Juara 3: Atika Lumiu (Kab. Kepulauan Sangihe)
Juara Favorit: Raja Masetia Paputungan (Kab. Bolaang Mongondow Selatan)
Dengan penobatan tersebut, Josua Pesoth dan Shinji Mandagi resmi menjadi Duta Stunting Sulut 2025.
Mereka diharapkan menjadi wajah baru kampanye perubahan perilaku masyarakat, khususnya terkait pola asuh, kesehatan keluarga, dan pencegahan stunting.
