Mendagri Tito Karnavian Tinjau Kebakaran Terra Drone Kemayoran, Perintahkan Evaluasi Total PBG dan SLF

Spread the love

Jakarta, Zona-nesia.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung lokasi kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam kunjungannya, Mendagri menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan bangunan berisiko tinggi, khususnya terkait standar mitigasi kebakaran, agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Tito mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) untuk mencegah kejadian serupa.

Ia juga mendapatkan tugas khusus untuk mengevaluasi prosedur sistem pencegahan kebakaran pada bangunan-bangunan berisiko di seluruh Indonesia.

Soroti Proses Perizinan PBG dan Sertifikat Laik Fungsi

Mendagri menekankan pentingnya mekanisme perizinan bangunan melalui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang mensyaratkan adanya Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Menurut Tito, proses penerbitan izin tersebut harus memastikan seluruh aspek keamanan terpenuhi, termasuk sistem mitigasi kebakaran.

“Setiap pembangunan gedung harus melalui pengujian kelayakan, termasuk pencegahan dan mitigasi kebakaran. Proses penerbitan SLF wajib melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran untuk memastikan ketersediaan APAR, jalur evakuasi aman, hingga sistem sprinkler berfungsi,” tegasnya.

Kemendagri Turunkan Tim Itjen Audit Administrasi PBG dan SLF

Sebagai tindak lanjut, Kemendagri akan mengerahkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk melakukan audit terhadap administrasi PBG dan SLF yang diatur melalui Peraturan Daerah (Perda).

Audit ini bertujuan memastikan tidak ada pelanggaran prosedural yang berpotensi membahayakan masyarakat.

22 Orang Meninggal, 19 Selamat

Berdasarkan informasi awal, kebakaran bermula di lantai 1 gedung yang digunakan sebagai tempat penyimpanan dan perakitan peralatan drone, termasuk baterai lithium. Saat kejadian, terdapat 41 orang di dalam bangunan.

Dari jumlah tersebut, 22 orang meninggal dunia akibat terjebak dan diduga menghirup asap beracun. Sementara itu, 19 orang berhasil diselamatkan melalui jalur evakuasi samping.

Tito juga menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi hanya dalam 7 menit setelah laporan diterima.

Rapat Nasional Evaluasi Bangunan Berisiko Tinggi

Untuk mencegah kejadian serupa secara nasional, Mendagri akan menggelar rapat virtual bersama kepala daerah se-Indonesia, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Rapat ini akan memfokuskan evaluasi pada bangunan-bangunan berisiko tinggi, termasuk yang memiliki instalasi bahan berbahaya seperti baterai, perangkat elektronik, dan fasilitas industri lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *