Manado, zona-nesia.com – Komitmen pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah terus diwujudkan secara nyata.
Salah satu proyek strategis yang kini menjadi sorotan adalah pembangunan Manado Outer Ring Road (MORR) III.
MORR III dinilai memiliki peran krusial sebagai penghubung utama dalam mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.
Terutama untuk memperlancar distribusi logistik dan mengurai kemacetan lalu lintas di pusat Kota Manado.
Kasatker Wilayah I BPJN XV Sulawesi Utara, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa keberadaan MORR III merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera diselesaikan.
Menurutnya, meskipun Jalan Tol Manado–Bitung telah beroperasi, konektivitasnya belum terhubung secara langsung dengan MORR III, sehingga distribusi barang masih harus melewati ruas jalan dalam kota.
“Pembangunan MORR III akan sangat membantu distribusi logistik tanpa harus masuk ke pusat Kota Manado. Ini akan meningkatkan efisiensi akses menuju KEK Bitung,” tegas Ringgo.
Ia juga menambahkan, kehadiran MORR III nantinya akan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan kemacetan di wilayah perkotaan Manado yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas ekonomi dan transportasi.
“Dengan adanya MORR III, arus kendaraan berat dapat dialihkan ke jalur lingkar luar. Ini bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tapi juga tentang mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pembangunan MORR III diharapkan menjadi gerbang baru pertumbuhan ekonomi Sulut, sekaligus memperkuat posisi Bitung sebagai pusat logistik dan industri di kawasan timur Indonesia.
M.R. NAS
