zonanesia.com – Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes mengungkapkan jika pihaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengaku kesalahan sehingga mengakibatkan satu orang siswa mengalami keracunan.
Hal itu disampaikan Nurkholes kepada awak media usai sidak di SPPG Bumirejo Kecamatan Ulujami pada Jum’at (13/3/2026) kemarin, pasca peristiwa keracunan.
”Dari pengakuan mereka (pihak SPPG) ada beberapa kesalahan yang mereka lakukan, dan itu teknis,” ujar Kasatgas MBG yang juga Wakil Bupati Pemalang Nurkholes.
Nurkholes menjelaskan, kesalahan yang diakui pihak SPPG ialah saat nyerut buah untuk menu es kuwut yang memakan waktu terlalu lama. Padahal, lanjut dia, teknis tersebut sudah ada ketentuan waktunya yaitu tak boleh lebih dari 4 jam.
”Kesalahan yang mereka akui ialah teknis pada waktu nyerut buah yang terlalu lama karena ada ketentuannya yaitu maksimal 4 jam, nah ini yang membuang waktu salah prediksi, dan ini sudah kita ketahui bahwa ini adalah pengakuan,” jelasnya.
Nurkholes menyampaikan, bahwa satgas telah memberikan peringatan kepada SPPG Bumirejo dan telah dilakukan investigasi.
Selama proses investigasi, diungkapkan Nurkholes, operasional SPPG Bumirejo dihentikan sementara tidak melayani pemenuhan MBG hingga hasil investigasi itu resmi turun.
”Ini menjadi pembelajaran bagi kami nanti satgas akan menggerakkan bahwa pemantauan harus dilakukan dari desa, dari kecamatan, sampai dinas-dinas terkait,” ungkapnya.
”Nanti kita akan terjunkan akan kita pantau jadi ini kejadian yang benar-benar tidak boleh terulang lagi,” imbuhnya.
Sementara, Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pemalang, Eka Siwi mengungkapkan, jika peristiwa siswa TK keracunan MBG telah dilaporkan kepada pusat.
“Kita sudah laporkan ke BGN langsung,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah SPPG Pelita Prabu Bumirejo akan ditutup atau tidak, kata dia masih menunggu arahan dari pengambil kebijakan.
“Perkara penutupan SPPG, kita masih menunggu arahan pimpinan kami,” pungkasnya.
Untuk diketahui, seorang siswa TK Pertiwi di Desa Blendung berinisial US atau S mengalami muntah terus-menerus (hebat) tak lama setelah mengkonsumsi minuman es kuwut dari MBG yang disediakan oleh salah satu SPPG di Desa Bumirejo pada Kamis (12/3/2026).
Akibatnya, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.(*/)
