zonanesia.com — Wali Kota Manado, Andrei Angouw, turun langsung meninjau kondisi drainase dan saluran air di sejumlah wilayah, yakni Kelurahan Tikala Ares, Kombos Barat, dan Titiwungen Utara, Selasa (17/3).
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kondisi infrastruktur serta pelaksanaan penanganan di lapangan berjalan optimal. Di Kelurahan Titiwungen Utara, Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pengerukan saluran untuk mengatasi sedimentasi yang berpotensi menghambat aliran air.
Dalam kegiatan tersebut, satu unit alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk mengangkat endapan sedimen dari dalam saluran. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar aliran air serta meminimalisir risiko banjir, khususnya saat curah hujan tinggi.
Dalam dialog bersama warga, Wali Kota menemukan bahwa salah satu penyebab utama luapan air di sejumlah titik adalah masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah ke saluran air. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Permasalahan banjir dan genangan tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis, tetapi juga perilaku masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun,” tegasnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, serta Kepala Dinas PUPR Kota Manado, Johny Suwu.
Pemerintah Kota Manado terus berkomitmen melakukan penanganan terpadu guna mengurangi risiko banjir, melalui peningkatan kualitas infrastruktur serta penguatan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. *(Vchan)
*Pemerintah Kota Manado//
