Pemprov Sulut Perkuat Literasi Keuangan, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial Menuju Indonesia Emas 2045

Spread the love

Manado,zona-nesia.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, cerdas mengelola keuangan, serta siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.(20/08/2026)

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Acara Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E.
Momentum Hari Indonesia Menabung tidak hanya dimaknai sebagai ajakan untuk menyisihkan sebagian pendapatan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan kebiasaan positif sejak usia dini.

Budaya menabung dinilai mampu melatih generasi muda untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan, bertanggung jawab terhadap kebutuhan, serta mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Melalui kebiasaan sederhana tersebut, generasi muda diharapkan memiliki kemampuan untuk merencanakan masa depan dan tidak mudah terjebak pada pola konsumtif.

Penguatan literasi keuangan di Sulawesi Utara dilakukan melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, Bank Indonesia, Industri Jasa Keuangan (IJK), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Kolaborasi lintas sektor ini telah menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Hingga saat ini, tercatat 119 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan di 12 kabupaten/kota di Sulawesi Utara dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 90 ribu peserta.

Sementara itu, program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) juga terus mengalami perkembangan. Sekitar 41 ribu rekening pelajar baru telah ditambahkan, dengan total nilai tabungan mencapai Rp18,38 miliar.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa edukasi keuangan tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi mulai diterapkan melalui kebiasaan nyata di kalangan pelajar.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mengajak para orang tua, guru, dunia pendidikan, lembaga keuangan dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan kecakapan finansial kepada generasi muda.

Generasi yang memahami cara mengelola uang sejak dini diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijaksana ketika memasuki usia produktif.

Karena itu, masyarakat diajak membangun kebiasaan sederhana, mulai dari menyisihkan uang untuk ditabung sebelum membelanjakannya, menyusun skala prioritas, mengendalikan pengeluaran, hingga mulai mengenal perencanaan keuangan.

Penguatan literasi keuangan secara konsisten diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh secara ekonomi.

Melalui semangat Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026, Sulawesi Utara terus membangun ekosistem keuangan yang inklusif sekaligus mempersiapkan generasi muda agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengambil keputusan finansial.

Menabung bukan sekadar menyimpan uang hari ini, tetapi mempersiapkan pilihan dan masa depan yang lebih baik.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, Sulawesi Utara optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang cerdas, mandiri, disiplin dan produktif sebagai bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *