Dandim Bolmong Bantah Keterlibatan Anggotanya dalam Konflik Tambang Tobongon

Spread the love

Boltim, zona-nesia.com — Peristiwa konflik di area Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Tobongon, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada Kamis (6/11/2025) lalu, kini menyeret dugaan keterlibatan tiga oknum anggota Kodim 1303/Bolmong.

Sejumlah warga dan pengelola tambang yang menjadi korban dalam insiden tersebut mengaku melihat tiga pria Anggota TNI berbaju Preman di sekitar lokasi sebelum terjadi pembakaran fasilitas tambang.

“Kami melihat ada tiga anggota TNI di lokasi sebelum kejadian,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Menanggapi hal itu, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Fahmil Harris, S.I.P., menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar.

“Tidak ada anggota saya di lokasi saat kejadian di Tambang Tobongon, dan tidak ada laporan masuk ke saya. Masyarakat harus bisa membuktikan jika memang melihat keterlibatan anggota saya,” tegas Letkol Fahmil saat dikonfirmasi zona-nesia.com melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait pemicu dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam konflik berdarah di area tambang ilegal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *