Zona-nesia.com – BOLTIM – Gelombang desakan pencopotan Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kian meluas. Kali ini, tekanan datang dari Gerakan Mahasiswa Hukum Jakarta Menggugat (GMHJM) yang menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) di wilayah tersebut.
Sorotan utama diarahkan kepada Kapolres Boltim, Golfried Hasiholan Pakpahan, yang didesak segera dipanggil dan diperiksa oleh Mabes Polri guna memberikan klarifikasi atas berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Koordinator lapangan GMHJM, F. Mony, menegaskan bahwa pihaknya meminta Mabes Polri bertindak cepat dan tegas.
“Kami mendesak Mabes Polri segera memanggil dan memeriksa Kapolres Boltim terkait dugaan keterlibatan atau pembiaran praktik pungli dalam berbagai aktivitas di daerah tersebut,” tegas F. Mony.
Ia juga menekankan bahwa proses pemeriksaan harus dilakukan secara transparan dan profesional demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dugaan Pungli Resahkan Warga, Menurut GMHJM, isu pungli yang beredar telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dugaan praktik tersebut disebut terjadi dalam sejumlah aktivitas, meskipun detailnya masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Praktik pungli ini dinilai memiliki dampak serius, antara lain:
Membebani masyarakat secara ekonomi
Menghambat pelayanan publik
Mencoreng citra institusi kepolisian
Tuntutan Tegas: Usut Tuntas dan Transparan
GMHJM juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih, termasuk terhadap aparat penegak hukum sendiri.
Mereka mendesak Mabes Polri untuk:
Mengusut tuntas dugaan kasus.
Menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka.
Memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pelanggaran.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan hukum ditegakkan secara konsisten dan menjaga integritas institusi kepolisian.
Belum Ada Klarifikasi Resmi, Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan pungli tersebut. Oleh karena itu, proses klarifikasi dan investigasi menjadi sangat penting untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. (*)
