Manado, zona-nesia.com – Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Utara (Sulut) mulai dilakukan penataan internal secara bertahap.
Langkah ini disebut sebagai upaya sterilisasi organisasi dari kepentingan yang dinilai tidak sejalan dengan arah kepemimpinan saat ini.
Salah satu yang terdampak dari penataan tersebut adalah posisi Sekretaris KONI Sulut. Nama Magdalena Wullur disebut-sebut telah resmi digantikan dari jabatan strategis tersebut.
Pergantian ini mengemuka setelah tim-tim pendukung kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK)–Viktory menilai kinerja Magdalena Wullur kurang optimal serta dinilai memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan sebelumnya di Sulawesi Utara.
Isu tersebut mencuat sejak Musyawarah Kota (Muskot) KONI Manado yang digelar pada Desember 2025 lalu.
Saat itu, Magdalena Wullur disebut secara terbuka memberikan dukungan kepada Ruchard Sualang, yang akhirnya terpilih sebagai Ketua KONI Manado.
Padahal, Ketua Harian KONI Sulut bersama sejumlah staf khusus Gubernur Sulut, termasuk Ferdinand Mewengkang dan lainnya, diketahui mendukung aktivis olahraga Sulut, Calvin Castro, dalam Muskot tersebut.
Sejumlah cabang olahraga (cabor) di Sulut yang mendukung kepemimpinan Gubernur YSK—yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan olahraga daerah—menilai pergantian Sekretaris KONI Sulut sebagai langkah yang wajar demi konsolidasi organisasi.
Ketua Harian KONI Sulut, Cristian Yokung, membenarkan adanya pergantian tersebut.
“Sudah diganti tadi Sekretaris KONI Sulut,” ujar Yokung saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait siapa yang ditunjuk untuk mengisi posisi Sekretaris KONI Sulut selanjutnya.
