MINAHASA SELATAN|zona-nesia.com — Konten video yang melibatkan sejumlah petugas perempuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menuai sorotan tajam dan kecaman publik.Jumat (14/08/2026)
Merespons polemik tersebut, Kepala Dinas Damkar Minsel Nixon Mukuan memastikan petugas yang terlibat akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada Senin mendatang, sesuai instruksi pimpinan.
Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi pembuatan konten sekaligus mengukur tingkat kesalahan sebelum menentukan langkah disiplin terhadap petugas yang bersangkutan.
“Senin kami akan panggil yang bersangkutan sesuai instruksi pimpinan. Kami akan memberikan sanksi sesuai ketentuan kepegawaian PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan melakukan tahapan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kesalahan,” ujar Nixon saat dikonfirmasi media.
Nixon menegaskan, sanksi tidak akan dijatuhkan secara sembarangan. Setiap tindakan disiplin akan melalui tahapan pemeriksaan sebagaimana diatur dalam ketentuan kepegawaian.
Yang tak kalah penting, Nixon memastikan konten tersebut bukan merupakan perintah dari pimpinan Damkar Minsel.
“Dari pimpinan, saya tegaskan tidak pernah mengarahkan anggota untuk membuat konten,” tegasnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah petugas Damkar wanita tersebut viral di media sosial dan memicu beragam reaksi masyarakat.
Konten itu mendapat kritik karena dinilai menyinggung persoalan keterlambatan petugas pemadam kebakaran dalam menangani suatu kejadian kebakaran dengan cara yang dianggap tidak tepat dan berpotensi memunculkan persepsi negatif terhadap pelayanan publik.
Kecaman pun bermunculan. Sejumlah pihak menilai petugas Damkar semestinya menggunakan media sosial sebagai sarana edukasi dan informasi kepada masyarakat, terutama mengenai tata cara pelaporan kebakaran, prosedur penanganan serta pentingnya respons cepat dalam situasi darurat.
Polemik tersebut kini menjadi perhatian internal Dinas Damkar Minsel.
Masyarakat menunggu hasil pemeriksaan terhadap petugas yang terlibat. Jika terbukti terdapat pelanggaran disiplin, publik berharap sanksi diberikan sesuai aturan dan dilakukan secara transparan.
Namun, keputusan akhir tetap harus menunggu hasil pemeriksaan resmi dan proses disiplin kepegawaian yang berlaku.
Kini publik menanti: apakah konten tersebut hanya dinilai sebagai kesalahan prosedur, atau justru berujung pada sanksi disiplin Pemecatan bagi petugas yang terlibat.
