INAKOR Sulut: MCP KPK 86,6 Bukti Keseriusan Joune Ganda Bangun Pemerintahan Bersih

Spread the love

Minahasa Utara, zona-nesia.com — Ketua LSM INAKOR (Independen Nasionalis Anti Korupsi) Sulawesi Utara, Rolly Wenas, menyampaikan apresiasi atas capaian nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar 86,6 yang diraih Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, sebagaimana tercantum dalam dashboard JAGA KPK.

Rolly Wenas menilai, capaian tersebut mencerminkan adanya komitmen pimpinan daerah bersama seluruh jajaran pemerintah kabupaten dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui pembenahan tata kelola pemerintahan.

Upaya tersebut terlihat pada berbagai aspek strategis, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, manajemen ASN, pengelolaan barang milik daerah, pengawasan internal, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Sebagai pegiat anti korupsi, kami di INAKOR Sulawesi Utara memberikan apresiasi atas capaian nilai MCP KPK Pemkab Minahasa Utara. Ini menjadi indikator adanya keseriusan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dalam membangun sistem pencegahan korupsi yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Rolly Wenas.

Ia menambahkan, capaian tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara yang menekankan terwujudnya pemerintahan yang bersih, berintegritas, transparan, dan akuntabel, serta penguatan sistem pengawasan sebagai instrumen utama pencegahan korupsi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kebijakan publik.

Lebih lanjut, Rolly menilai nilai MCP yang diraih Pemkab Minahasa Utara juga selaras dengan Asta Cita, khususnya dalam agenda penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan budaya anti korupsi yang berkelanjutan di seluruh tingkatan pemerintahan.

“Nilai MCP yang baik tentu patut diapresiasi. Namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana capaian ini terus dijaga dan ditingkatkan melalui implementasi nyata di lapangan, agar kebijakan dan belanja daerah benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut INAKOR Sulawesi Utara, momentum Bulan Anti Korupsi Sedunia yang masih berlangsung pada bulan ini menjadi waktu yang tepat untuk memberikan apresiasi moral sekaligus dorongan positif kepada pemerintah daerah agar tetap konsisten menjaga integritas serta membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan yang konstruktif.

“Dalam semangat Bulan Anti Korupsi Sedunia, kami mengapresiasi capaian Pemkab Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda. Harapannya, komitmen pencegahan korupsi ini terus diperkuat demi terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel,” pungkas Rolly Wenas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *