Manado, zona-nesia – Tunas III dan Musyawarah Daerah (Musda) TIDAR Provinsi Sulawesi Utara resmi menetapkan Bro Standius Bara Prima, S.Ikom., M.Ikom. sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR Sulawesi Utara periode 2026–2029, pada Minggu (26/4/2026).
Dalam sambutannya, Bara Prima menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta apresiasi kepada seluruh kader TIDAR Sulut yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut.
“Hari ini, di bawah langit Sulawesi Utara, kita tidak hanya berkumpul untuk merayakan kebersamaan. Kita berkumpul untuk menegaskan kembali komitmen kita—bahwa anak muda bukan lagi pengisi kursi di pojok ruangan, tetapi menjadi aktor utama yang menggerakkan perubahan,” tegas Bara dengan penuh semangat.
Ia menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal konsolidasi besar bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, TIDAR harus menjadi wadah yang melahirkan kader-kader progresif, berintegritas, dan dekat dengan rakyat.
Dalam pidatonya, Bara juga mengangkat nilai kearifan lokal Minahasa, “Si Tou Timou Tumou Tou”, yang memiliki makna manusia hidup untuk memanusiakan manusia. Filosofi tersebut, kata dia, harus menjadi landasan moral sekaligus semangat perjuangan seluruh kader TIDAR.
“Nilai ini bukan sekadar slogan. Ini adalah panggilan untuk kita semua agar hadir di tengah masyarakat, membawa solusi, dan menjadi bagian dari perubahan yang nyata,” ujarnya.
Ia pun menginstruksikan kepada seluruh kader untuk tidak hanya aktif di ruang digital, tetapi juga turun langsung ke lapangan.
“Saya instruksikan kepada seluruh kader, turun ke lapangan. Dengarkan keluhan rakyat, rasakan apa yang mereka rasakan. Jangan hanya berpolitik di media sosial,” tegasnya lagi.
Lebih lanjut, Bara menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas dalam berpolitik, serta mendorong kader untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pengetahuan dan strategi yang matang dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam arahannya menyampaikan bahwa TIDAR merupakan bagian penting dari Partai Gerindra sebagai organisasi sayap kepemudaan.
Menurutnya, momentum ini harus menjadi titik kebangkitan anak muda di Sulawesi Utara untuk tampil sebagai pelaku utama pembangunan.
“Anak muda jangan hanya menonton. Harus menjadi tonggak kebangkitan dan berperan langsung dalam membangun bangsa, khususnya Sulawesi Utara ke depan,” ujar Yulius.
Ia juga berharap, kepemimpinan Bara Prima mampu menjadi energi baru sekaligus magnet yang memperkuat eksistensi TIDAR di daerah.
“Dengan terpilihnya Bro Bara Prima, saya yakin TIDAR akan menjadi kekuatan baru yang solid dan mampu menarik lebih banyak anak muda untuk terlibat aktif dalam perjuangan politik dan pembangunan daerah,” pungkasnya.
