zonanesia.com – MINAHASA – Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Pineleng Satu Timur, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, semakin dinamis. Mengusung visi besar untuk mewujudkan desa yang tertib, sehat, dan bermartabat, Tianora Meilani Lasut resmi memantapkan diri sebagai Calon Hukum Tua nomor urut 2.
Komitmen tersebut dipaparkan secara lugas oleh Tianora dalam Acara Pemaparan Visi Misi Calon Hukum Tua Desa Pineleng Satu Timur yang berlangsung di Lokasi Serambi Katu, Jaga 2, pada Kamis (11/06/2026).
Di hadapan perwakilan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda, ia menekankan pentingnya penataan pemerintahan desa yang jujur, transparan, dan taat aturan.
”Pineleng Satu Timur harus bergerak maju menjadi desa yang produktif, swasembada, dan tangguh.

Kuncinya ada pada pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan serta tata kelola keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Tianora Lasut dalam pemaparannya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Tianora menggarisbawahi 4 (empat) misi utama yang akan diakselerasi, yaitu:
Akselerasi SDM: Meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan teknis masyarakat agar memiliki daya saing tinggi.
Kemandirian Ekonomi: Mendorong potensi sektor peternakan, pertanian, dan UMKM menuju desa swasembada.
Inovasi Tata Kelola: Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih (clean and clear), adaptif, dan berorientasi solusi.
Pemerataan Infrastruktur: Mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan melalui pembangunan fisik dan sosial yang merata.
Program Kerja Komprehensif Periode 2026–2034, Jika diberikan amanah oleh masyarakat untuk memimpin pada periode 2026–2034, Tianora telah menyiapkan program kerja konkret yang dibagi ke dalam lima bidang strategis:
1. Bidang Pemerintahan (Layanan Prima & Sinergi). Tianora berkomitmen menciptakan sistem pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan benar melalui penguatan aparatur desa yang kreatif, disiplin, dan loyal.
Selain itu, sinergi dengan BPD serta instansi vertikal seperti Polsek dan Koramil akan diperkuat demi menjaga stabilitas desa.
Keterlibatan masyarakat juga akan dimaksimalkan melalui musyawarah dari tingkat jaga hingga tingkat desa.
2. Bidang Pembangunan (Pendidikan, Kesehatan, & Infrastruktur).
Pendidikan: Menyediakan kelas bahasa Inggris gratis bagi anak usia sekolah serta bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Kesehatan: Mengoptimalkan Posyandu (Balita, Remaja, Lansia) dengan fokus utama pada pencegahan stunting, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi Kader Kesehatan dan Kader Pembangunan Manusia (KPM).
Infrastruktur: Membuka akses jalan baru untuk mendukung ekonomi warga, modernisasi data melalui pengaturan kembali peta wilayah desa/batas lahan, serta peningkatan fasilitas umum.
3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan.
Fokus pada pengaktifan dan peningkatan kembali sistem Pos Kamling untuk menjamin keamanan dan resiliensi desa, serta penguatan kelembagaan desa secara menyeluruh.
4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Ekonomi & Ketahanan Pangan).
Tianora menaruh perhatian besar pada kemandirian ekonomi dari pekarangan rumah hingga badan usaha.
Programnya meliputi optimalisasi Koperasi Desa dan BUMDes, penerapan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta pendampingan intensif bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten, praktisi, hingga akademisi.
Sektor ini juga mencakup dukungan untuk acara seremonial serta pelatihan berkala bagi TP-PKK dan lembaga desa.
5. Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak.
Menjamin keselamatan warga dengan menyediakan alokasi anggaran khusus yang siap pakai untuk penanganan bencana alam, keadaan darurat, serta situasi mendesak lainnya.
Di akhir pemaparannya, Tianora menegaskan bahwa seluruh poin visi, misi, dan program kerja ini telah disusun secara matang dan akan dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Pineleng Satu Timur Periode 2026-2034.
Ia berharap masyarakat dapat memberikan doa, dukungan, dan restu untuk bersama-sama membangun desa ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
